Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penangkapan Pengedar Sabu Sukabumi: Polisi Bongkar Jaringan Narkoba

Penangkapan Pengedar Sabu Sukabumi: Polisi Bongkar Jaringan Narkoba

  • account_circle Admin Wartaloka
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartaloka.com, BERITA. Penangkapan pengedar sabu Sukabumi kembali menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Dalam dua aksi berbeda, tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil membekuk tiga orang yang diduga kuat terlibat dalam jaringan pengedar sabu lintas kecamatan.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Narkoba AKP Tenda Sukendar mengungkapkan, pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan dan pemantauan intensif dalam rangkaian Ops Antik Lodaya 2025. Salah satu pelaku bahkan termasuk dalam daftar Target Operasi (TO) yang sudah lama diburu.

“Penangkapan ini adalah wujud nyata keseriusan kami dalam menekan peredaran narkoba di Sukabumi. Salah satu tersangka yang kami amankan merupakan TO dalam Ops Antik Lodaya 2025,” ujar AKP Tenda Sukendar, Kamis (7/11/2025).

Operasi pertama digelar pada Rabu (5/11/2025) dini hari. Polisi menangkap seorang pria berinisial RS alias J (46) di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Dari tangan tersangka, petugas menemukan tiga paket sabu siap edar dengan berat 1,01 gram, satu timbangan digital, dan sebuah telepon genggam.


Tiga Tersangka Diamankan, 28 Gram Sabu Disita

Beberapa jam setelahnya, sekitar pukul 04.30 WIB, tim Satresnarkoba kembali bergerak ke Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Cikole. Di lokasi tersebut, polisi menangkap dua orang lainnya, R (45) dan RR alias B (39), di sebuah rumah yang dijadikan tempat penyimpanan sabu.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan enam paket sabu ukuran sedang dan delapan paket ukuran kecil dengan total berat mencapai 27,10 gram. RR alias B diketahui sebagai salah satu target utama dalam operasi kali ini. Kedua tersangka lain mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial BB, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Total barang bukti yang diamankan mencapai 28,11 gram sabu. Kami terus menelusuri asal barang tersebut dan kemungkinan keterlibatan jaringan lain,” kata AKP Tenda.

Selain sabu, polisi turut menyita dua ponsel serta satu timbangan digital yang digunakan untuk menakar barang sebelum diedarkan. Ketiga tersangka kini mendekam di ruang tahanan Polres Sukabumi Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

AKP Tenda menegaskan, penangkapan pengedar sabu Sukabumi ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi para pelaku lain agar tidak mencoba memperluas jaringan di wilayah Polres Sukabumi Kota.

“Kami akan terus bergerak. Tidak ada ruang bagi pengedar maupun bandar narkoba di Sukabumi,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan operasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika. Menurutnya, kerja sama antara aparat dan warga menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran sabu yang mengancam generasi muda. (AR)

  • Penulis: Admin Wartaloka

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Pasar Cikurubuk Saat Ini, Mode Bertahan Hidup ?

    Kondisi Pasar Cikurubuk Saat Ini, Mode Bertahan Hidup ?

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA — Kondisi Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya hari ini bukan sekadar isu ekonomi, melainkan cerminan denyut nadi perdagangan rakyat yang tengah melemah. Sebagai pasar induk terbesar di Tasikmalaya, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya seharusnya menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat kecil. Namun realitas di lapangan menunjukkan banyak kios tutup, pembeli berkurang, dan pedagang bertahan dalam situasi […]

  • Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya - wartaloka

    Perwaskim Tasikmalaya Disorot, Transparansi Data Belanja Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya dipertanyakan setelah jawaban soal data belanja dinilai belum substansial.

  • Sayap bangkai pesawat menimpa rumah warga

    Puting Beliung di Kemang Bogor Terbangkan Sayap Bangkai Pesawat, puluhan Rumah Warga Rusak.

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Wartaloka. Berita Bogor – Peristiwa puting beliung di Kemang, Bogor, Jawa Barat, menghebohkan warga pada Senin (29/12/2025) siang. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu bukan hanya merusak puluhan bangunan, tetapi juga menerbangkan sayap pesawat bekas dari lokasi penampungan atau yang dikenal sebagai kuburan pesawat, hingga menimpa rumah warga. Puting beliung tersebut terjadi di Desa […]

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Natural Tanpa Ordal, sebuah ajakan dan seruan moral untuk menjaga dan membangkitkan kepercayaan publik akan integritas akademik.

  • APBN 2027: 1.000 Bioskop Desa vs Sekolah Rusak?

    APBN 2027: 1.000 Bioskop Desa vs Sekolah Rusak?

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Usulan DPR membangun 1.000 bioskop desa lewat APBN 2027 menuai polemik. Publik soroti prioritas anggaran negara.

  • KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

    KH Miftah Fauzi: Pasar Cikurubuk Menunggu Negara Hadir

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – KH Miftah Fauzi kembali menyuarakan kegelisahan ribuan pedagang Pasar Cikurubuk Tasikmalaya yang hingga kini masih menunggu sikap konkret pemerintah daerah. Menurutnya, persoalan pasar tradisional bukan hanya menyangkut ekonomi, tetapi menyentuh langsung kehidupan ribuan keluarga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pasar. Saat ditemui di kediamannya, Kamis (29/1/2026), KH Miftah Fauzi menyampaikan bahwa […]

expand_less