Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » “Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

“Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA NASIONAL – Permohonan status Justice Collaborator (JC) yang diajukan Sony Sonjaya dalam perkara yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik setelah kuasa hukumnya, Elza Syarief, mengungkap sejumlah pernyataan yang disebut disampaikan kliennya.

Menurut Elza Syarief, Sony Sonjaya sempat menyampaikan keinginannya untuk membuka informasi yang diketahuinya terkait perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

“Saya siap mati. Sebetulnya saya mau buka semua. Saya pesan, titip anak dan istri saya,” kata Elza Syarief menirukan pernyataan yang disebut pernah disampaikan kliennya.

Pernyataan tersebut disampaikan Elza saat menjelaskan alasan di balik pengajuan permohonan Justice Collaborator kepada pihak berwenang.

Sony Sonjaya Disebut Siap Membuka Informasi yang Diketahui

Menurut Elza, kliennya mengaku tidak terlibat dalam praktik jual beli titik yang ramai diperbincangkan. Namun, Sony Sonjaya disebut memiliki informasi penting yang dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa yang sedang diselidiki.

Elza menyatakan Sony mengetahui sejumlah pihak yang disebut mendapatkan perhatian dalam proses pengelolaan titik dapur MBG karena dirinya terlibat dalam pengembangan sistem digital yang digunakan.

“Dia bilang, kalau soal jual beli titik saya tidak lakukan itu, tapi saya bisa memberikan nama-nama yang diberikan atensi. Dari nama-nama itu harusnya bisa diketahui karena saya yang membuat sistem digitalnya,” ujar Elza.

Meski demikian, seluruh keterangan tersebut masih merupakan pernyataan dari pihak kuasa hukum dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum diuji dalam proses penyidikan maupun persidangan.

Data dan Percakapan Disebut Tersimpan di Ponsel yang Disita

Elza Syarief juga mengungkapkan bahwa terdapat data penting yang menurutnya tersimpan dalam telepon genggam milik Sony Sonjaya yang telah disita oleh penyidik Kejaksaan.

Menurut Elza, data tersebut berisi nama-nama dan percakapan yang berkaitan dengan permintaan titik dapur program Makan Bergizi Gratis.

“Nah, salah satu datanya ada di handphone yang disita oleh Kejaksaan. Saya bilang kepada jaksa penyidik, tolong data itu jangan dihilangkan karena ada nama-nama dan chat orang yang berbicara dengan Pak Sony untuk meminta titik dapur MBG. Satu yayasan itu bisa sampai sepuluh dapur,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh data yang berada dalam perangkat tersebut tetap terjaga dan dapat menjadi bagian dari proses pembuktian apabila diperlukan dalam penyidikan.

Permohonan Justice Collaborator Diajukan ke Jaksa Agung dan Jampidsus

Dalam kesempatan yang sama, Elza menyebut pihaknya telah mengajukan permohonan Justice Collaborator kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Selain itu, surat permohonan perlindungan juga telah dikirimkan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Senin kemarin, permohonan Justice Collaborator sudah saya sampaikan kepada Jaksa Agung dan Jampidsus. Kemudian surat untuk LPSK juga sudah kami kirimkan,” kata Elza.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya hukum yang ditempuh kliennya dalam perkara yang sedang berjalan.

Apa Itu Justice Collaborator?

Justice Collaborator merupakan status yang dapat diberikan kepada pelaku tindak pidana tertentu yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk membantu mengungkap perkara yang lebih besar.

Melalui mekanisme tersebut, seseorang dapat memberikan informasi, keterangan, maupun bukti yang dianggap penting dalam mengungkap pihak-pihak lain yang memiliki peran lebih dominan dalam suatu perkara.

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi terkait diterima atau tidaknya permohonan Justice Collaborator yang diajukan oleh Sony Sonjaya.

Proses hukum masih berjalan dan seluruh informasi yang muncul tetap harus menunggu pembuktian lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

    Dishub Kota Bandung Perketat Patroli Parkir Liar Selama Nataru.

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan parkir selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk menekan potensi pelanggaran parkir, khususnya di kawasan fasilitas publik dan destinasi wisata yang mengalami lonjakan aktivitas masyarakat. Kebijakan yang diterapkan adalah patroli dan monitoring parkir setiap hari, […]

  • Polemik Padel Kota Tasikmalaya Temukan Titik Terang

    Polemik Padel Kota Tasikmalaya Temukan Titik Terang

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Polemik perizinan lapangan padel di Kota Tasikmalaya akhirnya memasuki babak penyelesaian. Setelah beberapa waktu menjadi sorotan publik dan memicu inspeksi dari DPRD, persoalan tersebut dibahas secara terbuka dalam pertemuan antara Komisi III DPRD dan para pengelola lapangan padel. Isu ini mencuat seiring pesatnya pertumbuhan olahraga padel di Kota Tasikmalaya dalam beberapa […]

  • Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Bendungan Tangkolo Ciamis

    Bocah 8 Tahun Diduga Tenggelam di Bendungan Tangkolo Ciamis

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Bocah 8 tahun diduga tenggelam di Bendungan Tangkolo, Sungai Cijolang, Rancah Ciamis. Pencarian masih berlangsung.

  • Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya - wartaloka

    Perwaskim Tasikmalaya Disorot, Transparansi Data Belanja Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Transparansi anggaran Perwaskim Tasikmalaya dipertanyakan setelah jawaban soal data belanja dinilai belum substansial.

  • Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

    Musibah Tambang Bogor: Asap Misterius Menjadi Kendala Evakuasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang publik setelah muncul dugaan enam warga Desa Urug, Kabupaten Bogor, terjebak di dalam lubang bekas tambang PT Antam. Peristiwa ini mendorong Anggota DPRD Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat bersama Anggota DPR RI Adian Napitupulu turun langsung ke lokasi kejadian pada Kamis (15/1/2026). Baca juga: Asap Pekat […]

  • Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

    Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mulai mengirim pesan yang lebih tegas kepada warganya: persoalan sampah tidak bisa lagi diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Dengan produksi sampah harian yang menembus angka 1.500 ton, Bandung kini berada di persimpangan antara perubahan sistem pengelolaan atau risiko lingkungan yang semakin besar. Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram […]

expand_less