Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » “Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

“Saya Siap Mati, Saya Mau Buka Semua”, Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator dalam Kasus MBG

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA NASIONAL – Permohonan status Justice Collaborator (JC) yang diajukan Sony Sonjaya dalam perkara yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik setelah kuasa hukumnya, Elza Syarief, mengungkap sejumlah pernyataan yang disebut disampaikan kliennya.

Menurut Elza Syarief, Sony Sonjaya sempat menyampaikan keinginannya untuk membuka informasi yang diketahuinya terkait perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

“Saya siap mati. Sebetulnya saya mau buka semua. Saya pesan, titip anak dan istri saya,” kata Elza Syarief menirukan pernyataan yang disebut pernah disampaikan kliennya.

Pernyataan tersebut disampaikan Elza saat menjelaskan alasan di balik pengajuan permohonan Justice Collaborator kepada pihak berwenang.

Sony Sonjaya Disebut Siap Membuka Informasi yang Diketahui

Menurut Elza, kliennya mengaku tidak terlibat dalam praktik jual beli titik yang ramai diperbincangkan. Namun, Sony Sonjaya disebut memiliki informasi penting yang dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa yang sedang diselidiki.

Elza menyatakan Sony mengetahui sejumlah pihak yang disebut mendapatkan perhatian dalam proses pengelolaan titik dapur MBG karena dirinya terlibat dalam pengembangan sistem digital yang digunakan.

“Dia bilang, kalau soal jual beli titik saya tidak lakukan itu, tapi saya bisa memberikan nama-nama yang diberikan atensi. Dari nama-nama itu harusnya bisa diketahui karena saya yang membuat sistem digitalnya,” ujar Elza.

Meski demikian, seluruh keterangan tersebut masih merupakan pernyataan dari pihak kuasa hukum dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum diuji dalam proses penyidikan maupun persidangan.

Data dan Percakapan Disebut Tersimpan di Ponsel yang Disita

Elza Syarief juga mengungkapkan bahwa terdapat data penting yang menurutnya tersimpan dalam telepon genggam milik Sony Sonjaya yang telah disita oleh penyidik Kejaksaan.

Menurut Elza, data tersebut berisi nama-nama dan percakapan yang berkaitan dengan permintaan titik dapur program Makan Bergizi Gratis.

“Nah, salah satu datanya ada di handphone yang disita oleh Kejaksaan. Saya bilang kepada jaksa penyidik, tolong data itu jangan dihilangkan karena ada nama-nama dan chat orang yang berbicara dengan Pak Sony untuk meminta titik dapur MBG. Satu yayasan itu bisa sampai sepuluh dapur,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh data yang berada dalam perangkat tersebut tetap terjaga dan dapat menjadi bagian dari proses pembuktian apabila diperlukan dalam penyidikan.

Permohonan Justice Collaborator Diajukan ke Jaksa Agung dan Jampidsus

Dalam kesempatan yang sama, Elza menyebut pihaknya telah mengajukan permohonan Justice Collaborator kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Selain itu, surat permohonan perlindungan juga telah dikirimkan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Senin kemarin, permohonan Justice Collaborator sudah saya sampaikan kepada Jaksa Agung dan Jampidsus. Kemudian surat untuk LPSK juga sudah kami kirimkan,” kata Elza.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya hukum yang ditempuh kliennya dalam perkara yang sedang berjalan.

Apa Itu Justice Collaborator?

Justice Collaborator merupakan status yang dapat diberikan kepada pelaku tindak pidana tertentu yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk membantu mengungkap perkara yang lebih besar.

Melalui mekanisme tersebut, seseorang dapat memberikan informasi, keterangan, maupun bukti yang dianggap penting dalam mengungkap pihak-pihak lain yang memiliki peran lebih dominan dalam suatu perkara.

Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi terkait diterima atau tidaknya permohonan Justice Collaborator yang diajukan oleh Sony Sonjaya.

Proses hukum masih berjalan dan seluruh informasi yang muncul tetap harus menunggu pembuktian lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (kh) 

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menu MBG Diprotes, Wali Murid Bertanya: Ini Makan Bergizi?

    Menu MBG Diprotes, Wali Murid Bertanya: Ini Makan Bergizi?

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi pemenuhan gizi anak sekolah kembali menuai sorotan tajam. Sejumlah wali murid SDN Dewi Sartika, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, melayangkan protes keras terhadap menu MBG yang dibagikan pada Kamis (15/1/2026). Menu yang diterima siswa dinilai jauh dari standar kelayakan gizi. Berdasarkan pantauan di […]

  • LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Disorot, Publik Tunggu Klarifikasi Soal Lonjakan Harta

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Lonjakan LHKPN Kepala Bapenda Ciamis hingga Rp2,5 miliar dalam setahun jadi sorotan. Publik menanti klarifikasi resmi.

  • Aksi Warga Berbuah Kepastian Jalan Khusus Tambang

    Aksi Warga Berbuah Kepastian Jalan Khusus Tambang

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Aksi ribuan warga di Bogor Barat akhirnya memaksa pemerintah daerah bergerak. Setelah bertahun-tahun dikeluhkan, persoalan lalu lintas truk tambang di wilayah Cigudeg kini mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan wacana pembangunan jalan khusus tambang resmi masuk tahap realisasi. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat bertemu […]

  • tumpukan-sampah-pasar-cikurubuk-tasikmalaya-wartaloka

    Tumpukan Sampah Pasar Cikurubuk Mulai Dibersihkan DLH Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DLH Kota Tasikmalaya mulai menangani tumpukan sampah di Pasar Cikurubuk dengan alat berat. Armada terbatas jadi salah satu kendala.

  • Pemerintah Siapkan Skema Pendanaan Non-APBN untuk Program MBG di Wilayah 3T

    Pemerintah Siapkan Skema Pendanaan Non-APBN untuk Program MBG di Wilayah 3T

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Pemerintah menyiapkan skema pendanaan non-APBN untuk Program Makan Bergizi Gratis di wilayah 3T melalui investor, CSR BUMN dan swasta, serta peluang hibah luar negeri.

  • Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk: Dorong Penataan Profesional dan Iklim Usaha Sehat

    Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk: Dorong Penataan Profesional dan Iklim Usaha Sehat

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – – Upaya mendorong penataan Pasar Tradisional Cikurubuk yang lebih profesional kini memasuki tahap formal. Melalui surat resmi kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya, tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk diarahkan bukan sekadar pada kritik, tetapi pada perbaikan sistem agar pasar rakyat dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor […]

expand_less