Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Jabar Siap Lunasi Utang Pembangunan Rp621 Miliar

Pemprov Jabar Siap Lunasi Utang Pembangunan Rp621 Miliar

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA JABARPemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memastikan komitmennya untuk melunasi utang pembangunan Jabar senilai Rp621 miliar yang belum terbayar hingga 2025. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini dalam keadaan aman dan mencukupi. Anggaran pelunasan utang tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta penerimaan pajak kendaraan bermotor yang terus menunjukkan tren positif.

“Terima kasih kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang bersemangat membayar pajak,” ujar Dedi, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, meningkatnya kesadaran masyarakat membayar pajak sangat membantu menjaga stabilitas arus kas daerah.

Pembayaran Tidak Otomatis, Proyek Akan Diaudit

Meski dana tersedia, Dedi menegaskan bahwa pembayaran utang tidak dilakukan secara otomatis kepada seluruh kontraktor. Pemprov Jabar akan melakukan audit menyeluruh terhadap proyek-proyek pembangunan yang masuk dalam daftar utang.

Audit ini bertujuan untuk memastikan kualitas pekerjaan yang telah dilaksanakan. Hasil audit nantinya akan mengelompokkan proyek ke dalam kategori sangat baik, baik, atau kurang baik.

“Pekerjaan yang kurang baik, kami tidak akan membayarkan semuanya,” tegas Dedi.

Mantan Bupati Purwakarta itu menilai kebijakan ini penting agar uang rakyat benar-benar digunakan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat.

Warga Diminta Ikut Mengawasi Proyek Infrastruktur

Selain audit internal, Dedi juga mengajak masyarakat Jawa Barat untuk ikut berperan aktif mengawasi kualitas proyek infrastruktur di daerah masing-masing. Warga diminta tidak ragu menyampaikan kritik atau temuan di lapangan.

“Masyarakat Jawa Barat silakan menyampaikan kritik dan saran melalui media sosial terkait pekerjaan pembangunan,” ucapnya.

Partisipasi publik ini diharapkan menjadi kontrol sosial, sekaligus mendorong kontraktor bekerja lebih profesional dan sesuai standar.

Dengan kebijakan audit ketat dan keterlibatan masyarakat, Pemprov Jabar berharap setiap proyek pembangunan yang dibiayai APBD benar-benar berkualitas, transparan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. (KH)

-” hayu urang milu ngarojong kana program pangwangunan di wewengkon urang”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • swakka sawala wartawan dan konten kreator aspiratif

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 152
    • 0Komentar

    wartaloka.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar […]

  • Apresiasi Atlet Disabilitas Tasikmalaya Perkuat Solidaritas Sosial

    Apresiasi Atlet Disabilitas Tasikmalaya Perkuat Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Apresiasi atlet disabilitas Tasikmalaya memperkuat solidaritas sosial dan menghapus stigma di masyarakat.

  • Resmi! Hasil Sidang Isbat 2026 Tentang Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

    Resmi! Hasil Sidang Isbat 2026 Tentang Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi mengumumkan hasil sidang isbat 2026 untuk penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam sidang yang digelar Selasa (17/02/2026), diputuskan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses sidang isbat yang dipimpin langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar […]

  • Aset Pemkot Sukabumi yang Baru pun Tak Terlacak

    Aset Pemkot Sukabumi yang Relatif Baru, Ikut Tak Terlacak

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 159
    • 0Komentar

    wartaloka.com, KUPAS. Persoalan ratusan aset Pemkot Sukabumi yang tidak diketahui keberadaannya ternyata tidak berhenti pada barang lama. Data auditor negara menunjukkan, di antara 351 unit aset yang keberadaannya belum dapat diyakini, terdapat perangkat kerja yang relatif baru, termasuk yang diperoleh dalam beberapa tahun terakhir. Temuan ini penting karena mematahkan anggapan bahwa ketidakjelasan aset semata-mata disebabkan […]

  • Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    Indikasi Korupsi di Tasikmalaya yang Tak Bisa Lagi Dianggap Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Proyek Revitalisasi Gedung PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) pada Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp3,4 miliar semestinya menjadi proyek rutin yang berjalan sesuai prosedur: tender transparan, pelaksanaan diawasi, pembayaran berdasarkan progres pekerjaan. Selesai. Namun, fakta yang terungkap justru memunculkan serangkaian indikasi korupsi di Kabupaten Tasikmalaya yang tidak bisa […]

  • Pihak RSUD Jampangkulon Akhirnya Mulai Buka Suara

    Pihak RSUD Jampangkulon Akhirnya Mulai Buka Suara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Kasus meninggalnya NS (12), remaja asal Kecamatan Jampangkulon yang viral di media sosial karena diduga menjadi korban kekerasan, kini mulai menemukan titik terang dari sisi medis. Pihak RSUD Jampangkulon akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kondisi korban sebelum dinyatakan meninggal dunia. Penjelasan medis ini penting untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di […]

expand_less