Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

Tinjau Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu, Sekda Sukabumi Temukan Pemicu Kerusakan

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA SUKABUMIKerusakan parah Jalan Ahmad Yani di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu kembali menyita perhatian publik. Kondisi jalan di pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi itu dinilai membahayakan pengguna jalan karena kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah pesisir selatan.

Kondisi Jalan Ahmad Yani memang menjadi perhatian khusus. Jalur ini bukan hanya akses utama menuju pusat kota, tetapi juga vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Palabuhanratu. Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut bisa menimbulkan risiko besar, terutama setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir.

Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, turun langsung ke lokasi pada Senin (12/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan yang tepat sekaligus menjawab keluhan masyarakat yang semakin menguat di ruang publik.

Ade menegaskan, pihaknya tidak menutup mata terhadap persoalan jalan amblas tersebut. Bahkan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi telah dua kali melakukan perbaikan sebelumnya. Namun, hasilnya belum maksimal karena akar persoalan belum tertangani secara menyeluruh.

“Hari ini, turun ke lapangan dalam rangka perbaikan jalan yang amblas. Kemarin kan dapat laporan bahwa ini banyak kecelakaan. Tetapi sebetulnya dari Dinas PU juga sudah dua kali perbaikan, tapi berarti masih ada kendala. Kendalanya apa? Ini saluran air,” kata Ade kepada wartawan di lokasi.

Curah Hujan Tinggi dan Drainase Buruk

Ade menjelaskan, tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir memperparah kondisi jalan. Saluran air yang tidak berfungsi optimal menyebabkan air menggerus struktur tanah di bawah badan jalan hingga memicu amblas.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya pembenahan sistem drainase sebagai prioritas utama. Menurutnya, perbaikan badan jalan tanpa penataan saluran air hanya akan menjadi solusi sementara.

“Karena curah hujannya tinggi, saluran airnya harus dibenahi. Saya barusan juga panggil Direktur Rumah Sakit biar yang dari atas tanggung jawabnya dia juga. Kita akan sama-sama menyelesaikan,” ujarnya.

Ade meminta semua pihak yang terkait di kawasan tersebut untuk ikut bertanggung jawab agar penanganan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Target Perbaikan Tahun 2026

Sekda Sukabumi memastikan, perbaikan Jalan Ahmad Yani akan menjadi agenda prioritas pada tahun 2026. Meski demikian, proses tersebut tetap harus mengikuti mekanisme penganggaran dan penataan teknis yang matang.

“Pokoknya tahun 2026 secepatnya. Ini kan harus pakai anggaran juga, tapi saya harus merapikan jalan ini dulu dan gorong-gorongnya,” jelas Ade.

Ia menegaskan, penanganan tidak boleh setengah-setengah mengingat posisi jalan tersebut sangat vital sebagai akses utama masyarakat dan layanan publik.

Bangunan Pedagang Jadi Kendala Lapangan

Dalam peninjauan tersebut, Ade juga menemukan kendala lain yang cukup krusial. Saluran air di sepanjang Jalan Ahmad Yani diketahui tertutup bangunan permanen milik pedagang yang sudah dicor.

“Barusan saya cek ternyata pedagang-pedagangnya kan di atasnya udah pada dicor. Gimana merapikannya? Sok piriweheun da eta ge. Pak Camat, nanti juga harus dikoordinasikan sama para pedagang,” ucapnya.

Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor akan dilakukan agar penataan drainase dapat berjalan tanpa menimbulkan konflik di lapangan. Ade juga menugaskan Kepala Dinas PU untuk segera menindaklanjuti pembenahan saluran air yang posisinya lebih tinggi dibanding badan jalan.

“Saya ingin aliran air itu bener-bener berfungsi. Pak Kadis PU sudah saya tugaskan untuk membereskan itu,” tandasnya. (KH)

-“salaku warga, urang kudu milu ngajaga tur ngarawat kanu fasilitas nu aya di sabudeureun urang.”-

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • bencana di kabupaten tasikmalaya - wartaloka

    Tren Bencana di Kabupaten Tasikmalaya Oktober 2025: Angin Kencang Mendominasi 13 Kejadian

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 237
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Situasi bencana di Kabupaten Tasikmalaya selama Oktober 2025 menunjukkan kecenderungan meningkat pada kejadian yang dipicu faktor cuaca. Berdasarkan laporan resmi BPBD Kabupaten Tasikmalaya yang diperbarui pada 4 November 2025, terdapat 13 peristiwa bencana sepanjang bulan tersebut. Dari jumlah itu, angin kencang menjadi bencana yang paling banyak terjadi, tercatat sebanyak 7 kejadian. Sementara tanah […]

  • Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Disorot Publik, Izin Dipertanyakan, Gubernur Jabar Turun Tangan

    Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Disorot Publik, Izin Dipertanyakan, Gubernur Jabar Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang Bukit Cikuya di Kampung Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, menuai sorotan tajam publik setelah video kondisi penambangan di kawasan tersebut viral di media sosial. Sorotan ini tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga langsung menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang meminta aparat provinsi segera turun tangan. Baca […]

  • tragedi bulying di sukabumi

    Buntut Tragedi Bulying di Sukabumi, Guru dan Siswa Turut Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 207
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Tragedi dugaan bulying di Kabupaten Sukabumi kembali mencuat setelah seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial A (14) ditemukan meninggal di rumahnya di Kecamatan Cikembar pada Selasa, 28 Oktober 2025. Siswi kelas VIII itu diduga mengalami tekanan sosial di sekolahnya sebelum mengakhiri hidup, sehingga kepolisian kini membuka penyelidikan menyeluruh. Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, […]

  • Dinkes Kota Bandung Siap Siaga Hadapi Libur Nataru.

    Dinkes Kota Bandung Siap Siaga Hadapi Libur Nataru.

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiapkan berbagai langkah kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi krisis kesehatan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Upaya ini dilakukan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, kepadatan di pusat keramaian, serta risiko kedaruratan medis di lokasi wisata dan sarana transportasi publik. Kepala Dinas […]

  • Puluhan Guru PAUD Antusias Ikuti Pelatihan AI untuk Membuat Buku Cerita Anak

    Puluhan Guru PAUD Antusias Ikuti Pelatihan AI untuk Membuat Buku Cerita Anak

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sebanyak 56 guru PAUD dari Tasikmalaya dan Garut mengikuti pelatihan AI untuk membuat buku cerita anak berbasis kecerdasan buatan.

  • Bullying di Pesantren dan Krisis Pendidikan Karakter: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

    Bullying di Pesantren dan Krisis Pendidikan Karakter: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Kasus Bullying di Pesantren Lombok Tengah, Alarm Krisis Pendidikan Karakter

expand_less