Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

Aktivitas Tambang Bukit Cikuya Picu Longsor, DLH Kabupaten Bandung Belum Beri Respons

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, Berita Bandung – Aktivitas tambang di kawasan Bukit Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan. Meski disebut berada jauh dari permukiman, dampak lingkungan dan kerusakan infrastruktur akibat aktivitas tambang Bukit Cikuya diakui telah terjadi dan dipantau oleh pemerintah kecamatan. Namun hingga kini, respons dari instansi teknis terkait dinilai belum jelas.

Camat Margaasih, Joko Mardianto, mengungkapkan bahwa dampak longsor di area tambang memang pernah terjadi beberapa kali. Kendati demikian, ia menyebut longsor tersebut masih berskala kecil dan tidak berada dekat dengan rumah warga. Meski begitu, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian, terlebih di tengah tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

“Dampaknya memang ada. Beberapa kali terjadi longsor, walaupun kecil dan jauh dari permukiman. Tapi tetap kami pantau,” kata Joko saat On Air di Radio PRFM News Channel, Selasa, 19 Januari 2026.

Selain potensi longsor, aktivitas tambang Bukit Cikuya juga menimbulkan dampak serius terhadap infrastruktur jalan. Kendaraan berat yang lalu lalang menuju lokasi tambang dilaporkan menyebabkan kerusakan parah pada ruas jalan yang dilintasi. Bahkan, sebelum Joko menjabat sebagai camat, sebuah jembatan penghubung di kawasan tersebut sempat runtuh.

“Jembatan penghubung di atas sungai yang lebarnya sekitar empat sampai lima meter pernah runtuh. Memang kemudian diperbaiki oleh pihak perusahaan,” ungkapnya.

Kendati demikian, persoalan tidak berhenti di sana. Joko menegaskan bahwa kewenangan utama terkait pengawasan dan perizinan aktivitas tambang berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun sebagai pemerintah wilayah, pihak kecamatan tetap melakukan langkah administratif dengan meninjau langsung ke lapangan dan melaporkan temuan tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.

Ironisnya, hingga kini laporan tersebut belum mendapatkan tanggapan resmi.

“Kami sudah laporkan ke DLH Kabupaten Bandung, tapi sampai sekarang belum ada umpan balik. Kami juga jadi bingung bagaimana langkah lanjutan yang harus dilakukan dari tingkat kecamatan,” ujarnya.

Minimnya respons dari DLH ini menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan lingkungan, terutama terhadap aktivitas tambang Bukit Cikuya yang dampaknya sudah dirasakan secara nyata, meski belum menimbulkan korban langsung.

Di sisi lain, Joko mengungkapkan bahwa secara formal belum ada laporan resmi dari masyarakat, baik melalui kanal pengaduan pemerintah maupun media sosial. Namun ia mengakui, sebelum dirinya menjabat, warga sempat menyampaikan keluhan secara langsung ke kantor kecamatan.

Untuk menekan risiko, pihak kecamatan mengaku telah mengimbau perusahaan tambang agar mengutamakan keselamatan warga sekitar. Ia juga memastikan bahwa selama masa jabatannya, tidak pernah ada penggunaan bahan peledak dalam aktivitas penambangan di Bukit Cikuya.

“Tidak ada peledakan. Pihak polsek dan koramil juga tidak pernah mengeluarkan izin peledakan di lokasi itu,” tegasnya.

Joko turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan. Warga diminta menghindari area tebing yang berpotensi longsor dan ikut mengawasi kondisi lingkungan sekitar.

Kasus aktivitas tambang Bukit Cikuya ini kembali membuka pertanyaan besar soal koordinasi antarinstansi dan keseriusan pengawasan lingkungan. Ketika dampak sudah terlihat di lapangan, namun respons birokrasi masih minim, potensi risiko yang lebih besar dikhawatirkan hanya tinggal menunggu waktu. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinamika Birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya Disorot KNPI

    Dinamika Birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya Disorot KNPI

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah elemen masyarakat menyoroti efektivitas tata kelola internal dalam satu tahun terakhir. Kritik tersebut tidak hanya menyasar figur kepala daerah, tetapi juga mengarah pada sistem koordinasi yang berjalan di lingkup birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan […]

  • Status Penahanan Wakil Walikota Bandung  Masih Menunggu

    Status Penahanan Wakil Walikota Bandung Masih Menunggu

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Wartaloka. BERITA BANDUNG – Wakil Walikota Bandung nonaktif, Erwin, akhirnya memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung pada Senin (29/12/2025). Pemeriksaan ini dilakukan setelah Erwin resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang terkait permintaan proyek pengadaan barang dan jasa kepada sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Kehadiran Wakil Walikota Bandung tersebut dikonfirmasi oleh […]

  • Sering Makan Korban, Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Segera Diperbaiki

    Sering Makan Korban, Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Segera Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA SUKABUMI – Keluhan warga Palabuhanratu soal kondisi Jalan Ahmad Yani akhirnya mendapat kepastian. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memastikan ruas jalan protokol tersebut akan segera diperbaiki. Jalan Ahmad Yani diketahui mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 900 meter. Kondisi berlubang dan tergenang air saat hujan membuat jalur ini rawan kecelakaan, terutama […]

  • Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Sukses Distribusi ribuan Ton Pangan

    Gerakan Pangan Murah Kabupaten Bogor Sukses Distribusi ribuan Ton Pangan

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berhasil melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa 2025 secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bogor dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi sepanjang tahun 2025. Sepanjang pelaksanaannya, GPM Istimewa 2025 telah […]

  • idul-adha-1447-h-makna-pesan-untuk-indonesia+wartaloka

    Redaksi Wartaloka: Selamat Hari Raya Idul Adha untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Idul Adha 1447 H jadi momentum refleksi bangsa. Simak pesan penuh makna dari Redaksi Wartaloka untuk Indonesia.

  • Sidang Kasus Resbob di PN Bandung: Ancaman 4 Tahun Penjara

    Sidang Kasus Resbob di PN Bandung: Ancaman 4 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA JABAR – Sidang kasus Resbob resmi digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Senin (24/2/2026). Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan alias Resbob duduk sebagai terdakwa atas dugaan penyebaran ujaran kebencian bermuatan permusuhan terhadap kelompok masyarakat berdasarkan etnis Sunda. Jaksa Penuntut Umum mendakwa Resbob melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya […]

expand_less