Trafo PJU Terbakar Saat Sahur di Bumikersanagara, Damkar Gerak Cepat Cegah Kebakaran Besar
- account_circle KangHasan
- calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumikersanagara , kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya dikejutkan dengan kobaran api yang muncul dari trafo lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sekitar pukul 04.00 WIB, bertepatan dengan waktu sahur. Peristiwa yang terjadi di dekat rumah milik Pak Gatot ini nyaris memicu kebakaran besar apabila tidak segera ditangani.
Percikan api pertama kali terlihat dari trafo PJU yang berada tak jauh dari permukiman warga. Dalam kondisi lingkungan yang masih sepi dan sebagian warga tengah bersiap makan sahur, cahaya api yang menyala terang di kegelapan subuh sontak memancing kepanikan.
Beruntung, laporan cepat dari warga membuat petugas pemadam kebakaran Kota Tasikmalaya segera meluncur ke lokasi. Respons cepat petugas menjadi faktor kunci dalam mencegah api merambat ke bangunan rumah terdekat.
Damkar Tiba Cepat, Api Berhasil Dipadamkan
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dalam waktu singkat setelah menerima laporan. Dengan peralatan standar penanganan kebakaran instalasi listrik, petugas segera melakukan pemadaman terfokus pada sumber api di trafo PJU.
Api berhasil dikendalikan sebelum menyebar ke jaringan kabel lainnya maupun ke bangunan sekitar. Situasi pun berangsur kondusif, dan warga yang sempat keluar rumah untuk mengamankan diri dapat kembali dengan tenang.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian ini. Termasuk rumah yang paling dekat dengan titik api, dipastikan tidak mengalami kerusakan.
Penjelasan Teknis dari Petugas PLN
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan.
Berdasarkan keterangan petugas PLN, penyebab kebakaran berasal dari “lost contact” pada konektor dalam instalasi trafo PJU. Saat beban listrik meningkat—yang lazim terjadi pada waktu-waktu tertentu ketika konsumsi listrik naik—konektor yang sudah lama dan mengalami penurunan kekuatan tidak mampu menahan arus secara optimal.
Secara teknis, sambungan konektor yang tidak lagi presisi dapat menimbulkan resistansi tinggi. Kondisi ini memicu panas berlebih (overheating) yang pada akhirnya dapat menyebabkan percikan api dan kebakaran pada komponen instalasi. Setelah dilakukan penanganan dan penggantian bagian yang bermasalah, aliran listrik kembali normal sekitar pukul 05.30 WIB.
Langkah cepat perbaikan ini memastikan jaringan kembali stabil dan aman digunakan warga.
Tidak Ada Kerugian, Warga Diminta Tetap Waspada
Peristiwa kebakaran trafo PJU di Bumikersanagara ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik, terutama pada jaringan yang telah berusia lama.
Meski tidak menimbulkan kerugian, kejadian ini menunjukkan bahwa risiko kebakaran listrik dapat terjadi kapan saja. Respons cepat warga yang segera melapor serta sigapnya petugas pemadam dan PLN terbukti mampu mencegah potensi kebakaran besar.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila melihat percikan api, bau kabel terbakar, atau gangguan pada instalasi listrik di lingkungan sekitar. Keberadaan hotline darurat menjadi sangat vital dalam situasi seperti ini. Kecepatan laporan sering kali menentukan besar kecilnya dampak sebuah insiden.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara warga dan petugas lapangan adalah kunci menjaga keselamatan lingkungan. Waspada, tanggap, dan tidak panik adalah langkah awal mencegah bencana yang lebih besar. (KH)
- Penulis: KangHasan
