Dinkes Kota Bandung Siap Siaga Hadapi Libur Nataru.
- account_circle KangHasan
- calendar_month Rabu, 31 Des 2025
- visibility 59
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wartaloka, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiapkan berbagai langkah kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi krisis kesehatan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Upaya ini dilakukan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, kepadatan di pusat keramaian, serta risiko kedaruratan medis di lokasi wisata dan sarana transportasi publik.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari koordinasi nasional yang digerakkan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam menghadapi periode libur panjang akhir tahun. Menurutnya, momen Natal dan Tahun Baru hampir selalu diikuti dengan lonjakan aktivitas masyarakat di berbagai titik.
“Setiap akhir tahun terjadi peningkatan signifikan aktivitas warga, baik di pusat transportasi, ruang publik, kawasan wisata, hingga lokasi peribadatan. Karena itu, kesiapsiagaan sektor kesehatan menjadi hal yang sangat penting,” ujar Sony Adam saat ditemui di Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Selasa, 30 Desember 2025.
Pos Kesehatan Disiagakan di Titik Strategis
Sebagai langkah konkret, Dinkes Kota Bandung mengoperasikan pos-pos kesehatan yang mulai aktif sejak 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Pos kesehatan ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, dengan dukungan tenaga medis serta peralatan kesehatan dasar untuk penanganan awal kondisi darurat.
Pos kesehatan tersebut ditempatkan di sejumlah lokasi strategis yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung dan arus mobilitas tinggi, antara lain:
- Terminal Leuwi Panjang
- Terminal Cicaheum
- Stasiun Bandung
- Stasiun Kiaracondong
- Rest Area KM 147
- Alun-Alun Kota Bandung
- Gedung Merdeka
- Gereja Katedral (saat ibadah Natal dan malam Tahun Baru)
- Bandara Husein Sastranegara
Penempatan pos kesehatan di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk memberikan akses layanan medis cepat bagi masyarakat, wisatawan, maupun penumpang yang mengalami gangguan kesehatan mendadak, kelelahan, hingga kondisi kegawatdaruratan.
Penambahan Ambulans dan Layanan 24 Jam Puskesmas
Selain pos kesehatan, Dinkes Kota Bandung juga menyiapkan penambahan armada ambulans yang akan disiagakan secara khusus pada malam pergantian tahun. Ambulans tersebut ditempatkan di kawasan yang diprediksi menjadi pusat konsentrasi massa, seperti kawasan Asia Afrika, Alun-Alun Kota Bandung, dan Gasibu.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan respon cepat jika terjadi kecelakaan, gangguan kesehatan mendadak, atau kondisi medis lain yang memerlukan rujukan segera ke fasilitas kesehatan.
Untuk memperkuat layanan kesehatan selama periode libur Nataru, Dinas Kesehatan juga menetapkan sejumlah puskesmas yang beroperasi 24 jam penuh. Puskesmas tersebut meliputi:
- Puskesmas Garuda
- Puskesmas Puter
- Puskesmas Pagarsih
- Puskesmas Kopo
- Puskesmas Padasuka
- Puskesmas Ibrahim Adjie
- Puskesmas Cipamokolan
Puskesmas-puskesmas ini disiapkan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menangani kasus kegawatdaruratan ringan hingga sedang, sekaligus menjadi titik rujukan awal sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit.
Imbauan Jaga Kesehatan dan Manfaatkan Layanan Darurat
Dinkes Kota Bandung mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama beraktivitas di masa libur akhir tahun. Warga diingatkan untuk mengatur waktu istirahat, menjaga asupan makanan dan cairan, serta tidak memaksakan diri saat beraktivitas di tengah keramaian.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112 jika menghadapi situasi kegawatdaruratan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Layanan 112 ini dikelola oleh Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai kondisi darurat, mulai dari kejadian medis, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, hingga situasi darurat lainnya. Laporan akan ditindaklanjuti secara cepat melalui koordinasi lintas instansi terkait.
Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan ini, Pemerintah Kota Bandung berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan sehat, serta memberikan rasa tenang bagi seluruh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung. (KH)
- Penulis: KangHasan
