Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

Pemkot Bandung Gas Pol Tangani Sampah, Ajak Warga Bergerak

  • account_circle KangHasan
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wartaloka, BERITA BANDUNGPemerintah Kota Bandung mulai mengirim pesan yang lebih tegas kepada warganya: persoalan sampah tidak bisa lagi diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Dengan produksi sampah harian yang menembus angka 1.500 ton, Bandung kini berada di persimpangan antara perubahan sistem pengelolaan atau risiko lingkungan yang semakin besar.

Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi @halobandung pada Kamis, 5 Februari 2026, dari total sampah yang dihasilkan setiap hari, baru sekitar 22 persen yang berhasil diolah. Sisanya masih bergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sebuah pola lama yang dinilai tidak lagi berkelanjutan.

Kondisi ini berpotensi memicu berbagai persoalan serius, mulai dari banjir akibat saluran tersumbat, peningkatan risiko penyakit, hingga pencemaran lingkungan yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga kota.

Pemkot Perkuat Sistem, Warga Didorong Berubah

Sebagai respons, Pemkot Bandung mulai memperkuat sistem pengelolaan sampah dari level paling dasar: lingkungan tempat tinggal warga. Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah program GAS Lah (Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah).

Melalui program ini, sebanyak 1.596 petugas disiapkan dengan skema satu petugas untuk satu RW. Mereka bertugas memastikan pemilahan dan pengolahan sampah berjalan dari rumah tangga, bukan sekadar di ujung pembuangan.

Pendekatan ini menandai pergeseran paradigma pengelolaan sampah di Bandung. Jika sebelumnya sampah dipandang sebagai urusan “angkut dan buang”, kini fokus diarahkan pada pengurangan dan pengolahan sejak dari sumbernya.

Pemkot menekankan bahwa kehadiran petugas bukan untuk menggantikan peran warga, melainkan mendorong perubahan perilaku kolektif agar kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.

Target 80 Persen, Tanpa Warga Mustahil Tercapai

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara terbuka menyampaikan target ambisius pemerintahannya. Kota Bandung ditargetkan meningkatkan tingkat pengolahan sampah dari 22 persen menjadi 80 persen.

Target tersebut, menurut Farhan, tidak akan tercapai jika hanya mengandalkan kebijakan dan petugas lapangan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama, terutama dalam memilah sampah dari rumah.

“Target kami jelas, bergerak dari 22 persen menuju 80 persen pengolahan sampah. Ini bukan hanya solusi jangka pendek, tapi proyeksi jangka panjang bagi Kota Bandung,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung juga menyebut telah belajar dari daerah lain seperti Banyumas, yang dinilai berhasil mengurangi beban TPA melalui sistem pengolahan sampah berbasis masyarakat.

Ajakan Langsung: Pilah Sampah, Jaga Kota

Melalui berbagai kanal komunikasi, Pemkot Bandung kini lebih terbuka mengajak warga untuk terlibat langsung. Pesannya sederhana namun tegas: memilah sampah dari rumah adalah langkah paling realistis untuk menyelamatkan lingkungan kota.

Sampah organik, anorganik, dan residu yang dipilah dengan benar akan memudahkan proses pengolahan dan secara signifikan mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA.

Pemkot berharap kolaborasi antara pemerintah, petugas GAS Lah, dan kesadaran warga dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih transparan, terhubung dari hulu ke hilir, serta berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kebijakan, persoalan sampah kini menjadi ujian kepedulian publik. Bandung bersih tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi oleh kebiasaan warganya sehari-hari. (KH)

  • Penulis: KangHasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta Hackclub Campfire Asal Tasikmalaya Ikuti Event Teknologi di Jakarta

    Peserta Hackclub Campfire Asal Tasikmalaya Ikuti Event Teknologi di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pelajar asal Kota Tasikmalaya kembali menorehkan langkah berani di dunia teknologi. Ia adalah Arkanurrizky A.H (14), siswa SMP Negeri 1 Tasikmalaya yang menjadi peserta Hackclub Campfire asal Tasikmalaya dalam ajang teknologi bertajuk Hackclub Campfire. Kegiatan tersebut digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini dan diselenggarakan oleh Hack Club. Event ini diikuti kurang […]

  • perempuan yang diduga melompat dari Jembatan Sasak Besi di Kampung Simpang, RT 03 RW 02, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut - Wartaloka

    Perempuan Diduga Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Polisi dan warga menyelamatkan perempuan yang diduga melompat dari Jembatan Sasak Besi Bayongbong Garut.

  • banjir bandang di sukabumi

    Pemkab Akhiri Status Tanggap Darurat Banjir Bandang di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin Wartaloka
    • visibility 127
    • 0Komentar

    wartaloka.com, PERISTIWA. Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi menghentikan status tanggap darurat banjir setelah serangkaian penanganan cepat dilakukan sejak bencana banjir bandang menerjang wilayah Cisolok pada akhir Oktober 2025. Keputusan ini diambil setelah kondisi dinilai lebih terkendali, meski dampak kerusakan masih luas dan ribuan warga terdampak masih membutuhkan pemulihan jangka panjang. Awal Kejadian: Banjir Bandang Terjang Cisolok […]

  • Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    Sopir Angkot Bandung Terima Kompensasi Libur Akhir Tahun.

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle KangHasan
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BANDUNG – Akhir tahun 2025 terasa berbeda bagi ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. Pada Rabu, 31 Desember 2025, suasana di Sport Jabar, Kota Bandung, dipenuhi senyum dan rasa lega. Hari itu, para sopir angkot menerima kompensasi libur operasional angkot sebesar Rp500.000 untuk dua hari, sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi […]

  • Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    Musibah Tambang Bogor: Enam korban Jiwa, DPRD Jabar Desak PT Antam Bertindak

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Wartaloka, BERITA BOGOR – Musibah tambang Bogor kembali mengguncang warga Kabupaten Bogor. Enam orang warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, diduga meninggal dunia setelah terpapar asap misterius di salah satu lubang bekas tambang emas milik PT Antam Pongkor. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan lubang tambang yang […]

  • Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

    Rajin OTT, tapi Malas Antisipasi?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle KangHasan
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Wartaloka, OPINI – Gelombang operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah kembali terjadi dalam waktu yang berdekatan. Teranyar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi di Jawa Tengah. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo serta […]

expand_less